Belum Saatnya

belum
belum saatnya untukku
masih banyak yg harus kulewati tuk itu
sebuah mimpi waktu dulu

tak ada kata jemu
tak ada kata ragu
dan kan kubuktikan mimpi itu tak semu
karna waktu kian memburu

Ditulis dalam My Diary, Puisi. 3 Komentar »

3 Tanggapan ke “Belum Saatnya”

  1. akhpaiman Says:

    belum saatnya gimana tho, di..
    sekarang ini saatnya belajar bahasa arab!
    (antum rabu kemarin napa ndak datang?)

  2. Dhani Wisnu Says:

    kunjungan pertama saya ke blog puisi anda ini,sungguh bagus dan menyentuh..saya suka membaca..mudah-mudahan kita bisa bekerja sama,tukar link,dan terus berkarya…saya tunggu kunjungan balik ke blog puisi dan sajak yang indah saya

  3. LEI Says:

    hii.. mas adi salam kenal…


Tinggalkan Balasan